Aturan Berhitung dengan Angka Penting

Aturan-aturan berhitung

  1. Pembulatan

Untuk angka yang lebih dari lima dibulatkan ke atas dan bila kurang dari lima dibulatkan ke bawah. Bila angka yang mau dibulatkan sama dengan 5, maka harus diperhatikan angka sebelumnya. Jika angka sebelumnya ganjil maka dibulatkan ke atas dan dibulatkan ke bawah bila angka sebelumnya genap.

Misalnya: 145,5748, bila dibulatkan


= 145,575 (dibulatkan menjadi 3 desimal dibelakang koma)

= 145,58 (dibulatkan menjadi 2 desimal dibelakang koma, angka lima dibulatkan ke atas karena angka sebelumnya 7 angka ganjil)

= 145,6 (dibulatkan menjadi 1 desimal dibelakang koma)

  1. Pada pembagian maupun perkalian, maka banyaknya angka penting dari hasil perkalian atau pembagian tersebut, sama dengan banyaknya angka penting dari bilangan yang mempunyai angka penting paling sedikit.

Contoh: 75,45 (empat angka penting) x 3,42 (mempunyai 3 angka penting) = 258,039 = 258 (mempunyai 3 angka penting)

  1. Hasil pengurangan atau penambahan dari bilangan-bilangan yang mempunyai angka penting, harus ditulis berdasarkan banyak angka dibelakang koma yang paling sedikit.

Contoh: 120,1 (1 angka dibelakang koma) + 2,00 (2 angka dibelakang koma) + 0,356 (tiga angka dibelakang koma) = 122,456 = 122,5 (satu angka dibelakang koma)

  1. Hasil pembagian atau perkalian antara bilangan penting dengan bilangan eksak akan memiliki angka penting sesuai dengan angka penting yang dimiliki bilangan penting itu.

Contoh: Tebal sebuah batu bata 8,89 cm (tiga angka penting). Bila ada 15 batu disusun, maka tingginya menjadi.

15 x 8,89 = 133,35 = 133 (tiga angka penting)

  1. Hasil memangkatkan suatu bilangan penting, akan memiliki banyak angka penting yang sama dengan bilangan penting yang dipangkatkan.

Contoh: (2,3)3 = 12,167 = 12 (bilangan yang dipangkatkan mempunyai 2 angka penting, oleh karena itu hasil perpangkatan tersebut harus mempunyai angka penting sebanyak 2)

  1. Hasil menarik akar dari suatu bilangan penting harus memiliki banyak angka penting yang sama dengan bilangan yang diakarkan.

Contoh: 250 = 15,81 = 15,8 (karena yang diakarka mempunyai tiga angka penting, maka hasil akarnya juga harus mempunyai tiga angka penting).

76 = 8,717 = 8,7(karena yang diakarkan mempunyai dua angka penting, maka hasilnyapun harus dibulatkan dan mempunyai dua angka penting)



About these ads

Satu Tanggapan

  1. tlg beri tahu jawbannya dri soal ini, tentang angka penting,,

    1. 750,0047 gr – 500,78 =
    2. 168 gr : 2 cm (pangkat tiga) =
    3. 12 cm x 25 cm =

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: